Pembiusan terhadap ikan dengan menggunakan minyak cengkeh banyak dinilai lebih mudah dikarenakan cengkeh berharga lebih murah (dibandingkan dengan obat kimia), mudah untuk didapatkan serta hasilnya yang lebih efektif.

Kelebihan lain dari pembiusan dengan minyak cengkeh ini adalah bahwa setelah mengalami pembiusan, ikan akan tetap berlendir dan tidak kehilangan nafsu makan.

Pembiusan terhadap ikan dilakukan untuk berbagai macam tujuan seperti proses implantasi hormon, relokasi ikan, penimbangan ikan maupun proses seleksi indukan.

DOSIS MINYAK CENGKEH
Dosis tepat guna untuk proses pembiusan dengan menggunakan minyak cengkeh adalah sebesar 1 – 5 cc / 10 liter air.

Dengan dosis seperti itu, ikan akan pingsan dalam kurun waktu 15 menit setelah dibius dan baru akan sadar 9 menit kemudian.

Dosis yang diberikan jangan sampai melebihi 10 cc / 10 liter air karena dapat menyebabkan ikan mati.
CARA PENGGUNAAN
Bila jumlah ikan yang akan dibius sedikit : pembiusan dilakukan didalam ember yang telah diberi air. Ikan ditangkap dan dimasukkan satu per satu ke dalam ember untuk selanjutnya minyak cengkeh disemprotkan.

Bila jumlah ikan yang akan dibius banyak : pembiusan dilakukan didalam kolam yang airnya telah disusutkan hingga volume tertentu. Jumlah minyak cengkeh yang dilarutkan harus berdasarkan volume air yang tersisa.

Tanda bahwa ikan telah berhasil terbius adalah ikan tidak bergerak dan begitu pula dengan siripnya.

Ikan dapat dibuat sadar dengan cara dialiri air segar yang sudah diaerasi.

Sumber : Info Agribisnis Perikanan

Comments

comments